Detakindonesia.com – Peletakan batu pertama ini selain dihadiri Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Jateng – DIY, Eko Agus Susanto juga dihadiri Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi ST,MM. dan Sekda Dr. Johardi, Kapolres Tegal Kota dan Danlanal Tegal

Sebelumnya, Irjen Pol. Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si adalah seorang perwira Polri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, oleh Menteri Perhubungan usai menemui Muhamad Jumadi, Wakil Walikota Tegal, Rabu 2 Maret 2022 diruang kerjanya menyampaikan akan segera melakukan peletakan batu pertama di Lokasi Terminal Kota Tegal pada 7 Maret 2022.

Hal ini dilakukan percepatan mengingat terminal lainnya telah dibangun diantaranya, Cirebon, Pemalang dan Pekalongan yang masih tahap proses, untuk itu pada Maret 2022 dilakukan revitalisasi pembangunan terminal Tegal dengan target selesai pada Oktober 2022.

Dalam sambutannya Direktur Jenderal Perhubungan Darat menyampaikan, bahwa aset terminal Kota Tegal telah lama diserahkan ke pihak Kementerian, untuk itu tepat Senin 7 Maret 2022 sesuai pertemuan sebelumnya dengan Wakil Walikota, dilakukan peletakan batu pertama tandai pembangunan Terminal Tegal dengan total anggaran Rp. 32 Milyar lebih.

Budi, berharap pembangunan terminal Bus ini nantinya tidak hanya untuk sarana angkutan dan transportasi tetapi juga akan digunakan sebagai sentra perdagangan sehingga dapat membantu kebangkitan masyarakat Kota Tegal.

” Ratusan Bus dan angkutan setiap harinya keluar masuk terminal, jadi alangkah baiknya pembangunan ini juga menjadi sentra perdagangan untuk memulihkan perekonomian” jelasnya kepada awak media.

Sementara, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Jateng – DIY, Eko Agus Susanto dalam sambutannya mengatakan terkait anggaran pihaknya telah menyediakan nilai yakni Rp. 32 Milyar dan pembangunan akan rampung pada Oktober 2022

Ia berharap, terminal ini dapat menjadi salah satu wadah bangkitnya perekonomian masyarakat Kota Tegal, pasalnya tidak hanya transportasi namun juga perdagangan dan pendidikan akan ada dalam terminal yang baru tersebut.

Sedangkan, Dr. Johardi Sekda Pemkot Tegal menambahkan, bahwa keberadaan terminal Kota Tegal sangat strategis yakni sebagai lintas antar kota Kabupaten sehingga Pemerintah Kota Tegal sangat mengapresiasi pelaksanaan revitalisasi terminal.

” Revitalisasi terminal ini sangat kami dukung dan satu hal dalam pembangunan ini, Pihak Kemenhub akan tetap mempertahankan dan menyediakan keberadaan sekolah bagi anak anak terminal yang lebih baik” terangnya (red)

 64 total views,  1 views today

Detak Indonesia