Tegal – Virus corona baru Covid-19 yang bersumber dari Wuhan, China telah menginfeksi seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus ini sebagai pandemi atau wabah penyakit global. Berbagai cara dilakukan oleh negara di dunia agar penyebaran virus corona dapat dicegah, sepertihalnya di Kota Tegal dalam melakukan berbagai upaya memutus mata rantai wabah Virus Corona.

Terkait hal tersebut Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi ST.MM saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, bicara tentang social distancing dan bicara tentang fisikal distancing itu bisa berhasil dengan cara membatasi akses kepada Kota Tegal, itu yang dimaksud dengan lokal Lockdown, lokal Wisdom Kota Tegal dengan cara membatasi wilayah dengan isolasi terbatas, jadi kita mengisolasi diri membatasi orang masuk ke Kota Tegal , dengan cara memperketat jalur masuk di Kota Tegal.

Wakli Wali Kota juga menjelaskan masyarakat yang masuk ke Kota Tegal nanti kita cek suhunya dan cek kesehatannya dan bila dinyatakan sehat silahkan masuk Kota Tegal, kalau tidak sehat terserah mau pulang ke wilayahnya atau bisa kita antar ke rumah sakit untuk kesehatannya lebih lanjut.

Ia juga menambahkan, terkait pasien kemarin yang satu pasien positif tersebut menurutnya saat dibandara dan stasiun kereta api tidak dilakukan pengecekan, bahwa orang tersebut sudah sakit dan sudah batuk serta flu, bahkan suhunya tiga puluh delapan kenapa bisa lolos dari Bandara serta stasiun kereta hingga tiba di stasiun Kota Tegal langsung ke rumah sakit.

Menurutnya di sini ada yang kurang pas kurang ketatnya Bandara dan Stasiun itu, yang akhirnya membuat masyarakat pemerintah Kota Tegal untuk mengurus satu orang ini yang notabene ini bisa memberikan penularan kepada seluruh penumpang satu gerbong kereta.

Seandainya di bandara ketat turun dari pesawat langsung dikarantina, mungkin yang bersangkutan sudah bisa tertangani, karena dia sudah sakit suhunya sudah tiga puluh delapan batuk batuk flu kenapa tidak di karantina terlebih dahulu.

Sementara menyoal lockdown di Kota Tegal Wakil Wali Kota Tegal menambahkan local lockdown wilayah kota Tegal, bukan berarti membatasi warga, silahkan orang bisa bebas untuk beraktivitas tapi akses ke luar kota masuk ke Kota Tegal batasi, dan ada lima puluh titik pintu masuk ke Tegal hanya satu yang kita Open untuk lalu lintas orang agar kita bisa mengontrol mereka dan akan kita cek suhunya kemudian kalau dia sehat perlu kita disinfektan.

Selain itu Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi ST.MM juga menghimbau, agar masyarakat tetap menjaga kesehatannya, menjaga jarak dan selalu membersihkan diri setelah dan akan beraktifitas. (red/tim)

 909 total views,  1 views today

Detak Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.