Wakil Wali Kota Tegal: Isolasi Wilayah Untuk Lindungi Warga dari Wabah Virus Covid19

Tegal – Pembatasan sosial atau menjaga jarak adalah serangkaian tindakan pengendalian infeksi nonfarmasi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular.

Social distancing adalah tindakan menjauhi segala bentuk perkumpulan, jaga jarak antar manusia, dan menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Dapat diartikan bahwa, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah, seperti kantor, sekolah, tempat olahraga, dan semua tempat yang banyak dikunjungi oleh orang.

Terkait hal tersebut Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, ST MM dalam keterangannya secara “live streaming” pada salah salah program tv swasta nasional. Senin (30/3).malam di Rumah Dinas Wakil Walikota Tegal, menegaskan isolasi wilayah terbatas yang dilakukan Pemerintah Kota Tegal saat ini untuk melindungi warga dari wabah Covid-19.

Isolasi terbatas dilakukan agar dapat mengontrol secara ketat lalu lintas orang maupun barang yang masuk ke Kota Tegal. “Tujuannya melindungi warga dengan mensukseskan program pusat agar ‘Physical Distancing’, ‘Social Distancing’ skala besar dapat berjalan dengan baik.

Dalam penjelasaanya Wakil Wali Kota Tegal, pemerintah tidak mau kecolongan lagi saat ada warga Kota Tegal yang baru pulang dari luar negeri dalam kondisi sakit lolos dari Bandara dan Stasiun. Karena itu, langkah tegas dengan isolasi wilayah terbatas dilakukan dilakukan agar hal itu tidak terjadi lagi.

Terkait dampak ekonomi, Jumadi menjelaskan tidak perlu khawatir karena saat ini Pemkot Tegal sedang menyiapkan opsi bantuan sosial bagi warga terdampak melalui program Jaring Pengaman Sosial.

“Sebanyak 14.114 warga terdampak Covid-19 akan menerima bantuan sembako selama 4 bulan kedepan”,tandasnya.

Menanggapi apa yang disampaikan Wakil Walikota Tegal, Ali Mochtar Ngabalin Selaku Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden mengapresi langkah Pemkot Tegal. Langkah tersebut sebenarnya sesuai diharapkan presiden dengan melakukan pembatasan sosial skala besar sebagai bagian dari respon kedaruratan kesehatan masyarakat.

“Tentu kami bangga dan senang dengan apa yang dilakukan Pemkot Tegal melakukan ‘Social Distancing’, ‘Physical Distancing’ secara tegas dan disiplin dalam skala besar dengan tidak mengesampingkan warga terdampak,”
ucapnya. (red/hm/tim)

66 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.