Media Network

29 November 2020

Timbun Sampah, Kepala Sekolah SMP 3 Slawi Dapat Teguran Bupati Tegal

2 min read

Slawi – Selain akan melakukan Teguran tertulis bagi Kepala Sekolah, Bupati Tegal Umi Azizah minta semua tenaga pengajar di SMP 3 Slawi bertanggung jawab, hal ini dilontarkan usai melakukan sidak dengan menemukan timbunan sampah disekolah tersebut. Jumat (24/1/2020)

Berawal saat menginspeksi Taman Bungah Bupati Tegal menemukan adanya timbunan sampah di lahan sekolah yang berbatasan di sisi timur taman, bahkan saat mengamati, Bupati Tegal Umi Azizah medapati pemandangan beberapa murid SMP Negeri 3 Slawi yang membuang sampah sembarangan melalui jendela kelas.

SMP Negeri 3 Slawi yang memiliki 944 murid tersebut langsung di hampiri Bupati Tegal dengan memasuki ruang kelas dan menanyakan siswa yang membuang sampahnya ke luar jendela.

Bahkan Bupati Tegal Umi Azizah langsung menegur Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Slawi Heris Harsono yang datang menyusul , “Sekolah adalah sarana untuk membangun karakter dan budaya baik bagi anak, sehingga saya minta, perilaku hidup bersih dan sehat bukan hanya dislogankan, tapi harus dipraktikkan dalam kehidupan sekolah dan harus dicontohkan oleh siapa saja yang ada disini”, tegurnya

Terkait soal keberadaan timbunan sampah , Kepala Sekolah SMP 3 Slawi Heris mengaku pihaknya belum memiliki anggaran pengelolaan sampah dan mengatakan jika sampah tersebut sengaja ditimbun untuk menutup lubang atau cekungan tanah sebelum nantinya diratakan untuk membangun sentra jajanan sekolah.

“Tidak ada teori manapun yang mendukung jika sampah bisa digunakan sebagai urugan untuk pekerjaan konstruksi di atasnya. Apalagi ini kebanyakan sampah plastik dan sisa makanan, yang ada bangunan menjadi labil”, tegas.Bupati Tegal , usai mendengar alasan yang dilontarkan pihak Kepala Sekolah SMP 3 Slawi

Tanpa menunggu hitungan menit Bupati Tegal memerintahkan pihak sekolah segera membersihkan lahan di sisi barat sekolah tersebut agar terbebas dari timbunan sampah.

“Segera koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, jangan dibakar. Kalau sudah bersih, gunakan lahan ini sebagai kebun sekolah agar sinkron dengan Taman Bungah di sampingnya.

Bupati Tegal sangat menyayangkan sikap sekolah yang abai pada persoalan sampah. “Saya rasa semua tenaga pengajar disini harus ikut bertanggung jawab soal kelalaiannya membangun tidak hanya perilaku hidup bersih dan sehat tapi juga bagaimana menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan”, katanya. (red/hm/tim)

 259 total views,  6 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *