Tangani Masalah Sampah, Desa Rengaspendawa, Lakukan Berbagai Inovasi

Brebes – Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Rengaspendawa lakukan sosialisasi pengelolaan bank sampah di Dusun Penjalin Banyu dalam rangka mensukseskan program unggulan Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes dalam Penanganan sampah.

Menurut Kepala Desa Rengaspendawa Sumardi menyampaikan BUMDes unit Sampah masih belum optimal dalam melakukan pengelolaan sampah di Desanya.Tahun 2019 sudah berlalu, dan sekarang di tahun 2020 kita coba menata diri tentang sampah agar di kelola dengan baik dan rapi.

Ia juga menuturkan, pengelolaan sampah ini di mulai dari warganya langsung, mulai dari pemilihan yang dilakukan di rumah masing-masing.

” Proses pembuangan sampah di rumah, diharapkan masyarakat yang di inisiatori dari ibu-ibu harus memulai memisahkan mana organik dan mana yang non organik, sehingga yang non organik bisa di jual ke petugas sampah dan jadi tabungan warganya untuk bayar iuran,” tuturnya.

Kedepan inovasi pembayaran dari sampah akan di lakukan sehingga masyarakat bisa antusias untuk ikut jadi pelanggannya.

” Masyarakat nanti jika sudah tau memilah sampah, mereka bisa mengumpulkan botol aqua yang nantinya di jual dan masuk di buku tabungan bank sampah, dan untuk pembayaran nya juga bisa memotong dari tabungan tersebut dan sewaktu waktu bisa di ambil jika dibutuhkan,” tambahnya.

Pembentukan Pengurus Bank Sampah di Desa Rengaspendawa baru mencangkup tiga (3 ) wilayah yakni Dukuh Kedawon, Dukuh Rengaspendawa Timur dan Dukuh Penjalin Banyu untuk mengkoordinir pengelolaan sampah secara mandiri dengan tahap pertama melakukan pendataan sekaligus penempelan stiker No pelanggan dan di rencanakan awal februari 2020 bisa berjalan secara mandiri.

Guna mempermudah pendataan dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya bersih lingkungan dengan buah sampah yang akan di angkut dan di buang ke TPS melibatkan semua pihak untuk mendukung program ini. ”

Nantinya jika ini sudah berhasil dan berkembang, tiap RT akan di berdayakan melalui dari kegiatan bank sampah ini sehingga bisa lebih di berdayakan,” ungkapnya.(Red/Kontributor Eko/Tim)

490 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.