Detak indonesia.com – Riset dan Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021
merupakan kegiatan diselenggarakan oleh Pusat Inovasi Kota dan
Komunitas Cerdas (PIKKC) ITB

Hal ini bertujuan untuk memotret kesiapan digital kota dan memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi
dan permasalahan kota,sehingga dapat dijadikan acuan bagi tata kelola kota di Indonesia.

Saat ini, kota cerdas telah menjadi solusi dalam menyelesaikan
permasalahan secara global. Kota-kota seperti Bandung,Surabaya,Bekasi,
Yogyakarta,Banda Aceh,Pontianak,Makassar,Denpasar dan lain sebagainya mulai melakukan inisiasi solusi cerdas untuk menyelesaikan permasalahan kota.

Diskusi Kota Cerdas, Riset dan Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021 yang dilakukan secara virtual diikuti para pemangku jabatan di beberapa daerah diantaranya Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi pada Selasa (26/10/2021) dari ruang kerja

Diantara peserta lain yakni, Walikota Pare-Pare, Walikota Tanjung Pinang, Walikota Tasikmalaya, Walikota Tarakan dan diselenggarakan oleh Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas ITB Bandung.

Sementara Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi, dalam paparannya membahas bagaimana rencana Kota Tegal menjadi The Real Smart City, dengan berbagai upaya seperti layanan kependudukan menggunakan smart phone, aplikasi dan diantar langsung kerumah serta lainnya

Menurutnya Digital Literasi dalam transformasi digital dalam membangun smart city meliputi antara lain Dinamika dan Permasalahan Kota,Pemahaman definisi,konsep,dan persepsi smart city

Smart city,Industri 4.0,dan Society 5.0 Dukungan pemerintah untuk implementasi smart city, Smart city di Indonesia ( Review implementasi smart city di Indonesia)

Dalam paparannya, Muhamad Jumadi juga menyampaikan “Akselerasi Smart City di Indonesia” terutama dalam pemanfaatan perkembang teknologi informasi di Kota Tegal, sehingga dapat mewujudkan masyarakat Kota Tegal yang cerdas.(red)

 81 total views,  2 views today

Detak Indonesia