Tegal – Wilayah Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang masih kental dengan unsur budayanya serta unsur normatif yang masih berlaku di sosialkultur orang jawa pada umumnya, sehingga untuk pengembangan ekonomi masih sulit beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan sosialkultur yang mulai ditinggalkan. Sebagai pembicara dalam seasion Sinergitas Ekonomi, Sosial, dan Budaya untuk mewujudkan generasi pemimpin bangsa yang Berintegritas

Zoom meeting Senin (9/8) selain menghadirkan Wakil Walikota Tegal juga dilakukan bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) merupakan kegiatan yang dirancang untuk mempererat hubungan antar wilayah agar terciptanya sinergi serta memberikan bekal sikap, pengetahuan, dan keterampilan manajerial organisasi bagi anggota ISMEI wilayah VI.

Kegiatan Zoom Meeting diikuti oleh ratusan peserta ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam rangka untuk meningkatkan edukasi peserta Wilayah Berdialog Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI), maka bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan pada platform Zoom Meeting Platform zoom meeting diantaranya, Peserta akan diberikan materi seminar dan diskusi mengenai ekonomi politik moneter dan keuangan, prospek investasi langsung dan potensinya untuk meningkatkan perekonomian, analisis dan diagnosis perkembangan budaya daerah terhadap perekonomian daerah, ekonomi perencanaan dan pembangunan daerah, pengembangan sumber daya manusia sebagai kunci masa depan indonesia, peran pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan.

Menurut Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi, Mahasiswa harus mampu berinovasi dalam menggulirkan perannya ke masyarakat, terlebih lagi perkembangan tekhnologi menuntun mahasiswa untuk berpikir dan berpola hidup cerdas penuh dengan inovasi inovasi sehingga kelak bisa memberikan kontribusi yang positif kepada bangsa dan negara menghasilkan sesuatu yang luar biasa

Bahkan di masa pandemi ini, peran mahasiswa sangat diperlukan guna mengedukasi masyarakat agar tetap berdisiplin dalam protokol kesehatan guna menekan penyebaran virus covid-19, sehingga kolaborasi pemerintah dengan mahasiswa menjadi titik penting dalam turut membangun negeri.

Bukan saja dalam hal sinergi ekonomi, sosial dan budaya, serta keterampilan manajerial namun diperlukan juga seminar yang berbasis pada keprofesian dan pengenalan budaya agar para anggota siap berperan untuk perbaikan dan menjawab tantangan dalam Pemulihan Ekonomi Daerah maupun Perekonomian Nasional.

Oleh karena itu, BEM FEB UMS atau Universitas Muhammadiyah Surakarta menjadi tuan rumah Wilayah Berdialog Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) dan menyelenggarakan kegiatan dengan tema ‚ÄúSinergitas Ekonomi, Sosial, dan Budaya untuk Mewujudkan Generasi Pemimpin Bangsa yang Berintegritas‚ÄĚ (Red)

 426 total views,  2 views today

Detak Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.