Porsi Pemberdayaan Masyarakat di Musrenbang Paguyangan Minta Ditambah

BREBES – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Selasa (11/2/2020) digelar di Aula Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. Dalam musyawarah tersebut, dari 10 usulan prioritas yang diutarakan agar memberikan porsi lebih pembangunan akses jalan.

“Utamakan pelayanan dasar publik. Seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi desa,” kata Camat Paguyangan, Eko Purwanto.

Dikatakan, pembangunan non fisik di antaranya dalam bentuk pelayanan ramah bagi disabilitas, perempuan, jambanisasi, dan RTLH.

“Syukur-syukur prosentasenya 70 untuk infrastruktur, 30 persen untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Meski begitu, pembangunan jalan masih dirpioritaskan. Seperti jalan tembus antar Desa Wanatirta dan Desa Winduaji untuk memudahkan transportasi bagi warga pembangunan jalan lingkar Desa Winduaji.

“Infrastruktur jalan masih sangat dibutuhkan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Eko.

Musrenbang Kecamatan Paguyangan dihadiri utusan dari Baperlitbangda Brebes, Rela Rahayuningsih. Beberapa anggota DPRD Brebes dari Dapil 2 juga hadir, yakni Nasikun, Tri Murdiningsih, Nur Endro, Mustholah, Mafrukhi, H Hamad Zamroni, Arif Royani dan Joni Waluyo.

“Kita mendorong agar pemberdayaan masyarakat seperti menggali potensi desa. Apakah wisata atau hasil alam lainnya. Agar desa mandiri,” kata anggota DPRD Brebes Mafrukhi.

Ia berharap dengan begitu desa dapat mandiri dalam memperbaiki sarana prasarana. Sehingga ketergantungan pada dana desa bisa dikurangi.

“Khusus di Kecamatan Paguyangan ini potensinya banyak, ada wisata hutan, kebun serta air di Waduk Penjalin,” imbuh politisi Golkar tersebut. (Rz)

97 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.