Penguatan Monitoring dan Relawan Mandiri Covid -19 Menjadi Prioritas

Tegal – Wabah virus corona atau Covid 19 belum dapat diketahui kapan akan berakhir, namun kita harus tetap waspada, mematuhi protokol kesehatan menjadi salah satu dalam mencegah penyebaran virus tersebut.

Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi ST.MM saat memaparkan penanganan dan penguatan monitoring dalam pencegahan penyebaran Virus Covid-19, dan  penerapan new normal, di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal. Jumat (17/7)

Muhammad Jumadi  memaparkan, Kota Tegal, Alhamdulillah tak ada kasus penambahan COVID-19 sejak 7 Mei 2020, namun kita tetap, harus waspada dan terus mengikuti anjuran.pemerintah, Jaga Jarak, Cuci Tangan dan Menggunakan Masker.

Artinya kita tak boleh lengah, sebab covid -19 belum diketahui kapan akan berakhir, sehingga selama masa pandemi ini, jika beraktifitas diluar rumah baiknya menggunakan masker.

Ia juga menambahkan, bahwa dalam waktu dekat Pemerintah Kota Tegal akan membubarkan Gugus Tugas Covid-19 selain masa tugas sudah selesai, juga akan digantikan dengan Pelantikan Relawan Mandiri Covid-19.

Dalam paparannya Jumadi juga menerangkan, pandemi COVID-19 kini merupakan masalah besar. Maka dari itu sangat diperlukan inovasi dikarenakan banyak daerah bahkan negara di dunia yang terkena dampaknya.

“Imbauan saja tidak cukup, perlu ada sesuatu yang luar biasa agar masyarakat disiplin dan mematuhi selama masa pandemi,”

Relawan Mandiri Covid-19 nantinya akan melibatkan seluruh elemen masyarakat hingga organisasi masyarakat hingga karyawan dan perusahaan serta para Pramuka di Kota Tegal.

Sejatinya, jika semua karyawan perusahaan terlibat dalam pencegahan meluasnya covid-19, maka akan ada saling mengingatkan dan saling tegur, sebab hal ini guna menyelamatkan, Diri sendiri, Keluarga dan rekan sekerja.

“Tak ada kata terlambat, semua dimulai dari diri kita sendiri, keluarga dan teman bersama sama dalam penanganan penyebaran virus covid -19”

Peran penguatan monitoring pada era new normal merupakan prioritas. Efektivitas penggunaan anggaran dan sumber daya dijadikan indikator keberhasilan utama. Lingkungan bersih, aman dan kondusif di masyarakat harus diciptakan dengan semangat kegotong-royongan.

Pemerintah Kota Tegal sudah mempersiapkan semua kebutuhan dalam menerapkan new normal, sepertihalnya menyediakan bilik disinfektan, tempat cuci tangan dan thermo gun di tempat-tempat umum seperti pasar, mal, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, bank, dan juga menyosialisasikan dan menerapkan pemakaian masker serta jaga jarak di tempat-tempat umum. termasuk mengadakan rapid tes massal di instansi pemerintah, pasar, mall, bank, ” ungkapnya. (red)

 

 244 total views,  4 views today

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.