Tegal – Pendapatan Daerah Kota Tegal Tahun Anggaran 2019 mencapai 1.03 Triliun. Angka tersebut disampaikan Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono SE. MM dalam rapat Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal dengan agenda Penyampaian Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Tegal akhir tahun anggaran 2019 yang juga dihadiri Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, ST. MM. Senin (13/4) di Gedung DPRD Kota Tegal.

Dalam penyampaian LKPJ Wali Kota Tegal akhir TA 2019 bidang pengelolaan keuangan daerah yang meliputi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah dijelaskan walikota bahwa Pendapatan Daerah Kota Tegal di akhir Tahun Anggaran 2019 mencapai 1,03 triliun rupiah atau 95,87 persen dari target pendapatan sebesar 1,08 triliun rupiah.

Adapun total pendapatan daerah tersebut merupakan akumulasi dari :
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai 285,57 miliar rupiah atau 93,16 persen dari target sebesar 306,55 miliar rupiah,
2. Dana Perimbangan sebesar 641,68 miliar rupiah atau 97,62 persen dari rencana anggaran sebesar 657,35 miliar rupiah.
3. Lain-lain pendapatan daerah yang sah, tercapai 109,7 miliar rupiah atau 93,22 persen dari target pendapatan sebesar 117,68 miliar rupiah.
Adapun dalam hal belanja daerah, realisasi tahun 2019 sebesar 1,04 triliun rupiah atau 84,73 persen dari target anggaran belanja sebesar 1,23 triliun rupiah.

Terhadap realisasi belanja yang dikonstruksikan dari belanja tidak langsung dan belanja langsung dijelaskan walikota bahwa Belanja Tidak Langsung Kota Tegal akhir tahun anggaran 2019 sebesar 399,68 miliar rupiah atau 86,5 persen dari rencana anggaran belanja sebesar 462,02 miliar rupiah. Sedangkan Belanja Langsung, realisasinya mencapai 646,89 miliar rupiah atau 83,67 persen dari rencana belanja yang dialokasikan sebesar 773,14 miliar rupiah.

Mengenai pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah secara keseluruhan dijabarkan meliputi pembiayaan netto sebesar 153,51 miliar rupiah atau mencapai 99,96 persen dari target 153,57 miliar rupiah.

Penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran daerah tahun sebelumnya, terealisasi sebesar 165,50 miliar rupiah.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah berasal dari penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah sebesar 11,99 miliar rupiah, merupakan realisasi 100 persen dari rencana anggaran.

Usai menyampaikan laporan LKPJ, Walikota Tegal kemudian menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Tegal akhir tahun anggaran 2019 kepadaKetua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, ST dengan disaksikan oleh seluruh anggota dewan yang hadir.(red)

 545 total views,  1 views today

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *