Media Network

24 November 2020

Pencegahan Wabah Corona, Sri Sultan Hamengku Buwono X Adakan Jumpa Pers

2 min read

Yogyakarta -!Menanggapi situasi dan
kondisi di Daerah Istimewa Yogyakarta
terkait Corona Virus Disease (COVID19),
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengadakan jumpa pers dengan kalangan media, Minggu (15/03) siang di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Terdapat lima pokok hasil.dari tindak lanjut penanggulangan virus COVID19 tersebut yakni:
A. Jumlah Pasien Terindikasi
Berdasarkan data dari Rumah Sakit
Rujukan COVID19 di DIY per Minggu
(15/03) pukul 11.30 WIB, jumlah pasien
terindikasi virus korona yang sudah
diperiksa ada 17 orang. Dari jumlah
tersebut, 12 orang dinyatakan negatif,
1 orang dinyatakan positif, dan 4 orang
lainnya masih menunggu hasil uji
laboratorium pusat.

B. Tindak Lanjut Penanggulangan Pasien

1. Pasien yang dinyatakan positif atau
Pasien Dalam Pengawasan (PDP), akan
ditindaklanjuti dan dibiayai oleh pusat

2. Pasien yang dinyatakan negatif
atau Orang Dalam Pemantauan (ODP), akan ditindaklanjuti dan dibiayai oleh
Pemerintah Daerah (Pemda)

C. Sterilisasi Wilayah

1. Mempertimbangkan berbagai referensi dan situasi yang terjadi, status DIY belum dapat dinyatakan sebagai daerah dengan Kejadian Luar Biasa (KLB)

2. Demikian halnya pemberlakuan lock
down untuk DIY masih belum dapat
dilakukan. Adapun ketentuan ini bersifat
dinamis dengan mempertimbangkan
perkembangan situasi dan kondisi yang
terjadi

3. Kegiatan pariwisata, kunjungan,
atau sejenisnya masih berjalan seperti
biasanya. Ketentuan ini bersifat dinamis
dengan tetap melaukan observasi pada
perkembangan situasi dan kondisi
faktual. Tentunya mempertimbangkan
sektor ekonomi karena sebagian lapisan
masyarakat akan terdampak pada
persoalan pendapatan

D. Keberlanjutan Proses Belajar Mengajar

1. Bagi Sekolah Menengah Atas/Kejuruan
yang akan menjalani Ujian Nasional mulai Senin (16/03), diharapkan untuk tetap melanjutkan ujian nasional di sekolah.masing-masing sebagaimana adanya

2. Untuk proses belajar mengajar tingkat
universitas swasta maupun negeri atau
di tingkat sekolah yang tidak sedang
menjalani ujian nasional, masih perlu
pembahasan lebih lanjut dan akan
diputuskan pada Senin (16/03)

E. Antisipasin Kegiatan Preventif

1. Seluruh Kabupaten/Kota diimbau
untuk dapat menggerakkan
masyaraatnya agar senatiasa hidup
sehat misalnya selalu menjaga
kebersihan tangan dan wajah dengan
menggunakan sabun biasa atau tisu
basah. Produk pencuci tangan (hand
sanitizer) hanya akan menghalau
bakteri, namun tidak dapat menangkal
virus.

2. Pemda bersama masyarakat
harus saling bahu-membahu untuk
menyelamatkan dan menangani yang
sakit. serta sehat agar mampu mengantisipasi. (red/HmsDIY// Yogyakarta)

 152 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *