Tegal – Bantuan 20 unit tempat cuci tangan portable senilai Rp. 84.920.000 juta dari Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Kota Tegal diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal oleh Direktur PKTJ Kota Tegal Dr. Siti Maimunah, S.Si., M.S.E., M.A. dan diterima oleh Sekda Kota Tegal Dr. Drs. Johardi, M.M., didampingi Asisten Perekonomian dan Kesra Setda Kota Tegal, Herlien Tedjo Oetami, S.H. dihalaman Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal.

“Peran dari PKTJ luar biasa. Ada 20 unit merupakan jumlah yang signifikan. Penempatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Johardi yang menyebut tempat cuci tangan portable tersebut akan dikirim dan di tempatkan di tempat-tempat umum seperti Terminal, Stasiun, Posko Penjagaan, Posko Kesehatan, Alun-alun, Pasar-pasar yang jumlahnya 14 pasar, Mall-mall di Kota Tegal dan beberapa tempat lainnya.

Johardi juga mengungkapkan awal kesehatan adalah menjaga kondisi kebersihan tangan. “Kalau tangan sudah kotormerupaman salah satu langkah memudahkan virus itu masuk. Kalau kita sudah tangannya bersih, semuanya bersih melalui cuci tangan ini, Insya Allah semuanya akan bisa terjaga dan terhidar dari virus Corona,” jelas Johardi.

Terkait penyerahan bantuan dari PKTJ bersamaan akan dilaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Peringatan Hari Kartini pada tanggal 21 April. “PKTJ mencari harinya di Hari Kartini. Kebetulan Direkturnya perempuan. Apapun, tokoh Kartini adalah idola Indonesia dan idola semuanya. Habis gelap terbitlah terang. Habis ada Corona Insya Allah akan mendapatkan suatu kebarokahan untuk kita semuanya,” harap Johardi.

Sedangkan Siti Maimunah, PKTJ baru sebatas memberikan tempat cuci tangan portable sebagai bantuan ke Pemkot Tegal. Bantuan ke tempat lain belum dilaksanakan. “Kita utamakan kepada masyarakat di sekitar PKTJ terlebih dahulu. Karena kita lokasinya berada di Kota Tegal, sehingga kita utamakan ke Kota Tegal terlebih dahulu,” ungkap (red)

 514 total views,  1 views today

Detak Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.