Detakindonesia.com – Kebakaran kapal di Pelabuhan Kota Tegal, Jawa Tengah, dilaporkan padam setelah lebih dari 12 jam api berkobar, Rabu (17/11) siang. Namun pantauan di lokasi Kamis (18/11) siang ini, masih terlihat titik api dan kepulan asap hitam di beberapa bangkai kapal.

Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi saat meninjau lokasi kebakaran mengatakan titik api yang masih tersisa harus diwaspadai. Kondisi cuaca dengan tiupan angin yang lumayan kencang tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan kobaran api lagi.

“Pascakebakaran harus kita awasi terus karena sampai hari ini api masih menyala. Takutnya api kembali besar dan terbawa angin bisa merembet ke kapal-kapal lain yang ada,” kata Jumadi di lokasi kebakaran, Kamis (18/11/2021).

Titik api di bangkai kapal itu lokasinya cukup sulit dijangkau. Akibatnya, api itu hanya dibiarkan menyala di badan badan kapal.

“Kondisinya seperti ini, api masih nyala tapi tidak bisa ngapa-ngapain. Tidak bisa menjangkau untuk memadamkan api yang masih nyala dari bangkai kapal. Kecuali menggunakan perahu kecil secara manual tetapi itu tidak efektif,” jelas Jumadi.

Keberadaan api di lokasi itu perlu diperhatikan dan diawasi. Jumadi menyarankan agar api segera dipadamkan sampai benar-benar mati.

“Api jangan disepelekan, harus selalu dipantau. Bagaimana cara agar api benar-benar padam. Jadi BPBD Kota Tegal harus turun ke bawah, kemudian mencari untuk memadamkan api masih nyala sampai hari ini,” ucap Jumadi. (red)

 149 total views,  1 views today

Redaksi