Media Network

28 Oktober 2020

Naik 6.68 Persen, Bupati Batang Resmi Tutup Pengumpulan Bulan Dana PMI Bersama Kejaksaan

2 min read

Batang- Pengumpulan sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indoensia (PMI) Kabupaten Batang secara resmi ditutup Bupati Batang Wihaji, di Aula Kantor Bupati disaksikan Ketua DPRD Kabupaten Batang Maulana Yusup, Kepala Kejaksaan Negeri Batang Wahyudi, Kasdim 0736 Batang Mayor Inf. Raji dan Kasat Bimas Polres Batang AKP Ahmad Al Munasifi. Jumat (27/12)
Dalam sambutannya Bupati Batang menyampaikan  penutupan mengatakan, penggalangan dana harus kita sukseskan karena memiliki semanagat untuk kemanusiaan, pengumpulan bulan dana untuk kemanusiaan, yang saya harap dan memohon doa agar tidak ada bencana di Batang, namun demikian PMI dan  BPBD relawan tetap siaga,” kata Bupati Wihaji.
Ia juga mengakui apabila Pengumpulan dana pada tahun ini merupakan rekor melebihi target yakni 102 persen, yang ketuanya saya saja hanya mampu 89 persen,” kata Wihaji.
Ketua Pengumpulan Bulan Dana PMI Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Batang Wahyudi mengatakan, kelancaran dan keberhasilan pengumpulan sumbangan dana PMI Kabupaten Batang tahun 2019 sangat ditentukan oleh semangat kerja keras dan ketulusan serta keihlasan panitia.
 
“Pungutan sumbangan dana PMI di lingkup DPRD, Korpri atau ASN, TNI, Polri perolehanya meningkat 13 persen dari target, dan meningkat 25.42 persen dari perolehan tahun 2018,” jelasnya.
Dilain pihak ketua PMI Kabupaten Batang Achmad Tofik mengatakan Dengan semangat kebersamaan, kerja keras dan ketulusan serta keikhlasan panitia dan semua pihak yang terkait dengan didukung oleh kesadaran dan partisipasi masyarakat, dapat dihimpun Sumbangan Bulan Dana PMI Kabupaten Batang Tahun 2019 sebesar Rp. 1.241 .077.507,00  atau 102 % dari target Rp. 1.215.140.000,00 .
“Hasil Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana PMI Kabupaten Batang Tahun 2019 sebesar Rp 1.241.077.507,00 dibandingkan dengan perolehan tahun 2018 sebesar Rp. 1.163.321.250,00 mengalami peningkatan sebesar Rp 77.756.257,00 atau naik 6,68 Persen,” jelas Achmad Tofik.
Peroleh tersebut, merupakan perolehan tersbesar selama lima tahun terakhir, karena tahun sebelumnya hanya terkumpul mencapai Rp 600 juta sampai dengan 900 juta. (red/Iw/tim)

 106 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *