Tegal – Hal tersebut disampaikan Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono saat membuka Rakor bersama pengusaha terkait Rencana Relaksasi Pandemi Covid 19 Era New Normal, Senin (11/5) di gedung Adipura Balaikota Tegal.

Dalam pembahasan Rakor, Pemerintah Kota Tegal dan pengusaha sepakat untuk membuka kembali kegiatan usaha pada 15 Mei 2020 mendatang.

Dedy Yon mengungkapkan bahwa Pemkot Tegal telah melakukan upaya untuk pencegahan covid 19 mulai Lokal Lockdown, Isolasi Wilayah dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saat ini, Kota Tegal telah negatif kasus covid 19 artinya sebelumnya masuk kategori zona merah saat ini zona hijau.

“Kita perlu waspada jangan sampai terlena dan berlebihan mengingat daerah sekitar seperti Kabupaten Tegal dan Brebes masih zona merah,” ungkap Walikota.

Dedy Yon menegaskan bahwa ekonomi di Kota Tegal harus cepat pulih. Untuk itu, mulai 15 Mei 2020 mendatang semua kegiatan usaha akan dibuka. Nantinya semua karyawan harus pakai masker dan sarung tangan.

Dipintu masuk pusat perbelanjaan Pemkot Tegal akan menyediakan thermogun dan bilik disifektan dipusat perbelanjaan sesuai standar kesehatan.

Selain itu, Warga Kota Tegal wajib pakai masker. Pusat perbelanjaan/mall besar harus dijaga ketat.

“Tidak perlu khawatir pengunjung akan sepi, justru upaya tersebut akan menjadikan pengunjung merasa nyaman,”

Sedangkan Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi menghimbau agar pengusaha tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah munculnya kembali kasus positif covid 19. Selain itu, berperan aktif mengedukasi masyarakat dalam memutus rantai penyelenggaraan covid 19.

Ini saatnya sinergi dan kolaborasi bersama antara pemerintah dan pengusaha dan berharap pengusaha manfaatkan IT agar warga dapat membeli dari rumah atau delivery order.(red)

 550 total views,  1 views today

Detak Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.