Tegal – Social distancing merupakan salah satu langkah pencegahan dan pengendalian infeksi virus Corona dengan menganjurkan orang sehat untuk membatasi kunjungan ke tempat ramai dan kontak langsung dengan orang lain.

Ketika menerapkan social distancing, seseorang tidak diperkenankan untuk berjabat tangan serta menjaga jarak setidaknya 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.

Kondisi mewabahnya virus tersebut juga terjadi di Kota Tegal, bahkan mengharuskan pemerintahnya mengambil sikap demi menyelamatkan banyak orang, diantaranya yakni dengan melakukan pembatasan wilayah.

l

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono SE.MM didampingi Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi ST.MM dan Sekda Kota Tegal Dr Drs Johardi dalam jumpa pers nya di Pringgitan Kota Tegal menyampaikan akan memberlakukan pembatasan wilayah dan pengawasan serta memeriksa warag ataupun masyarakat umum yang masuk ke Kota Tegal. Sabtu (28/3)

Wali Kota menyampaikan guna mengoptimalkan social distancing, pihaknya akan mematikan lampu jalan di lokasi yang sering menjadi titik kumpul. Hal ini guna mengarahkan agar untuk sementara waktu dalam kondisi saat ini berada di dalam rumah.

Terkait pembatasan wilayah, Wali Kota akan memberlakukan satu pintu masuk yakni dari jalan Proklamasi persisnya depan kantor Dinas Kesehatan yang semuanya akan dilengkapi dengan alat pengecekan suhu tubuh serta pemeriksaan kesehatan, sedang bagi pengendara roda dua diharuskan membuka kaca helm dan pengendara roda empat membuka kaca jendela, mulai 30 Maret.

Sedangkan selain ditempatkan sejumlah petugas berikut alat kesehatan, pemerintah Kota Tega akan memasang cctv serta meminta para pengendara R2 maupun R4 menunjukan identitas diri saat masuk ke Kota Tegal, dan pengaktifan CCTV guna merekam dan memantau warga yang masuk dan keluar dari Kota Tegal sehingga memudahkan pendataan.

Menyoal maraknya Larangan mudik, Wali Kota Tegal tidak melarang, namun menghimbau dan memberikan saran terkait kondisi saat ini untuk menunda mudik untuk kesehatan bersama dan menjaga keluarga serta diri sendiri dari penyebaran virus copid 19.(red/tim)

 909 total views,  1 views today

Detak Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.