Detakindonesia.com – LKP Standar Industri mudahkan lulusan ke dunia kerja, hal tersebut disampaikan oleh Widiharto Pemilik LKP Medika Bina Husada yang beralamat di Jalan Ayam Kota Tegal, sesaat setelah membuka pelatihan Program Kecakapan Kerja (PKK), Jumat (30/09/2022).

“LKP berbasis industri artinya sudah match atau kawin dengan industri, artinya apa yang dibutuhkan oleh dunia industri kita sebagai LKP menyiapkan itu.

Alhamdulillah kami sudah bekerjasama dengan dunia usaha atau dunia industri, kalau sekarang namanya Iduka (Industri dan dunia kerja) siap untuk menampung kegiatan PKK ini, artinya setelah lulus mereka 100 persen terserap didunia kerja” ucap Widiharto.Lebih lanjut, Widiharto menjelaskan lembaga yang dipimpinnya adalah menjembatani antara pemerintah dan masyarakat atau peserta pelatihan untuk mendapatkan keahlian atau keterampilan.

“Kegiatan ini adalah kerjasama antara Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kemendikbud Ristek RI dengan LKP Bina Husada Group Kota Tegal.

Program PKK ini adalah tugas kami dari lembaga kursus dan pelatihan itu menjembatani pemerintah dengan peserta didik atau masyarakat untuk mengikuti pendidikan atau kecakapan kerja, dengan tujuan akhir adalah punya kompetensi atau ketrampilan yang nanti bisa digunakan untuk bekerja” jelas Widiharto.Pelatihan yang diikuti oleh 48 peserta dengan materi sebanyak 250 jam pelajaran adalah program pendidikan dengan jurusan pekarya kesehatan atau asisten perawat kesehatan level dasar atau level 2 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal (P2PNF), Dewi Umaroh, S.Psi., M.H menyampaikan dan mengingatkan bahwa begitu besar perhatian dari pemerintah dalam menciptakan para pekerja yang mempunyai kemampuan dan kompetensi,

Maka diharapkan para peserta dalam mengikuti pelatihan ini harus disiplin dan mempunyai komitmen untuk mengikuti pelatihan sampai dengan selesai.“Adik-adik adalah orang yang beruntung, mengapa saya katakan itu, karena bantuan dari pemerintah untuk pelatihan Pekarya Kesehatan ini dananya tidak sedikti.

Kami berharap Adik-adik dapat mengikuti pelatihan ini sampai dengan selesai, kalau ada niat sekedar main-main lebih baik mengundurkan diri dari sekarang untuk digantikan yang lain,Karena kalau ditengah perjalanan sampai keluar maka harus mengganti dana yang telah disalurkan utuh atau 100 persen untuk selanjutnya dikembalikan ke Negara.” ucap Dewi Umaroh

Turut hadir dalam kegiatan Tersebut Kepala Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan P2PNF, Senantiasa Haem, S.H (red)

 42 total views,  1 views today

Redaksi