Media Network

30 November 2020

Lahan Bengkok Desa Galuh Timur, Wacana Lokasi Pembangunan Situs Buton

1 min read

Brebes – Situs Bumiayu Tonjong (Buton) merupakan tempat penelitian dunia sejak tahun 1920, salah satu temuannya adalah gajah purba tertua (Sinomastodon Bumiayuensis). Juga manusia purba yang usianya 300 ribu tahun, lebih tua dari Situs Sangiran, situs yang terletak 15 kilometer sebelah utara Kota Surakarta, di lembah Sungai Bengawan Solo.

Museum Mini Purbakala Buton yang hanya memiliki luas bangunan 12×10 meter yang dirintis pada 2016 silam. Diperkirakan di tempat ini setidaknya telah menyimpan 5.000 koleksi fosil purbakala.

Bahkan guna menjaga keberadaan fosil purbakala, pihak pemerintah Kabupaten Brebes melakukan Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan Museum Situs Buton (Bumiayu-Tonjong) di Balai Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (9/1/2020).

Dalam Rakor disepakati bangunan museum akan menggunakan tanah bengkok Desa Galuh Timur, dengan sistem kerjasama antara Pemda dengan Pemdes selama 15 tahun dan bisa diperpanjang.

Sementara terkait hal tersebut Danramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi melalui Bati Tuud, Peltu Edi Burhanudin, bahwa surat pengajuan kerjasama kedua belah pihak akan segera dibuat dalam waktu dekat.

Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Galuhtimur, Sobandi, A.Ma, menyatakan bahwa kerjasama akan dituangkan juga dalam Perdes dengan dikonsultasikan kepada Pemprov Jateng sebelum ditandatangani pihaknya.

Hadir dalam Rakor tersebut Kadinbudpar Diding Setiadi, Kadin Perwaskim Ahmad Sofia Nukman, Kabag Pemdes Pemkab Subagyo, Kabag Hukum Janu S, dan dari Dinas PU Siswanto. Camat Tonjong Cecep Aji Suganda, Danramil, Kapolsek diwakili Aiptu Basuki, Kades Galuhtimur, Pengelola Museum Buton H. Rizal Ramli, Ketua BPD Galuhtimur Siswoyo, Pokdarwis Kampung Poerba (pelestari fosil), Ketua Yayasan Taallumussibyan, dan juga para tokoh masyarakat. (red/Aan/tim)

 306 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *