Konferensi Pers Lanjutan Penganan Penyelidikan dan Penyidikan Perkara di Mapolsek Ciracas

Jakarta – Konferensi Pers Lanjutan Penanganan Penyelidikan dan Penyidikan Perkara Perusakan Mapolsek Ciracas dan sekitarnya dipimpim langsung Danpuspomad Letjen TNI Dodik Wijarnarko di Puspomad Jalan Medan Merdeka Timur Gambir Jakarta Pusat, Rabu (23/09/2020).

 

Dalam konferensi persnya Dapuspomad menyampaikan hasil penyelidikan dan penyidikan jajaran Polisi Militer TNI dan Pomdam Jaya, yakni, dilakukannya pemeriksaan sebanyak 95 orang pesronil yang terdiri dari 39 satuan,  Jumlah tersangka TNI AD: 58 orang dari 26 satuan,  Sebanyak 5 orang personel dimintai keterangan, dan dari 5 orang 1 orang sudah dinaikkan statusnya sebagai tersangka dan sisanya masih dilakukan pendalaman. Bahkan Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap masing – masing tersangka yang terlibat dan saksi guna menata serta melengkapi berkas perkara

 

Penyelidikan dan peyidikan masih berjalan sampai perkara selesai atau tuntas dan berkas perkara dilimpahkan ke oditur militer dan Kami sampaikan kepada masyarakat apabila masih ada informasi agar segera disampaikan.

 

“Hasil penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukan Puspom TNI, Puspom AL dan Puspom AU, yakni,

 

Sebanyak 30 orang telah dilakukan pemeriksaan,  terdiri dari TNI AL 11 orang dan TNI AU 19 orang kita tetapkan sebagai tersangka 8 orang (7 orang TNI AL dan 1 orang TNI AU)

Lebih lanjut, Puspom TNI dan Puspom Angkatan telah melakukan lanjutan pemeriksaan dalam penyelidikan dan peyidikan dengan mendalami tersangka lainnya yang belum terungkap,

 

Secara global oknum prajurit yang sudah diperiksa berjumlah 125 orang dan telah ditetapkan sebagai tersangka 66 orang, terdiri dari oknum TNI Ad 58 orang, oknum TNI Al 7 orang dan oknum TNI AU  1 orang”, jelas Danpuspom TNI.

 

Nampak hadir dalam Konferensi Pers , Kepala RSPAD Letjen TNI dr. Bambang Dwi Hasto, Sp.b, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. , Danpuspom TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis, Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arif dan Dirkumad Brigjen TNI Tetty Meliana Lubis,S.H., M.H.

 

Selanjutnya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E menegaskan “Untuk korban ganti rugi baik korban fisik maupun materiil saya rasa tidak ada perubahan, yaitu untuk korban penganiayaan ada 23 orang, kerusakan materiil ada 109, kerugiaan materiil maupun fisik ada 13 orang dan masih ada 2 orang korban T dan D yang masih ditangani Kepala RSPAD”, jelas Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M yang juga hadir dalam konferensi pers tersebut

 

Selain itu Kepala RSPAD Letjen TNI dr. Bambang Dwi Hasto, Sp.b, di ruang yang sama juga menjelaskan, “Ada 3 pasien yang dirawat, untuk 1 orang pasien sedang rawat jalan sedangkan untuk 2 orang lainnya masih di rawat. Untuk pasien yang di rawat , Bripda D sudah menjalani perawatan hari ke 26 dan sebelumnya rawat di ICU selama 23 hari, pasien sudah sadar penuh dan dalam penyembuhan; dan Bripka T sama, sudah menjalani hari ke 26 perawatan, kodisi Pasien sadar penuh, dan direncanakan operasi pengambilan benda asing tanggal 25 September 2020”, paparnya (Red/KJ)

 

 35 total views,  2 views today

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.