Tegal – Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi ST.MM menyampaikan bahwa bahwa memperingati khaul ulama merupakan bentuk mengenang apa yg telah dilakukan kyai atau ulama kita di Taman Budaya Kota Tegal. Sabtu (28/12) malam.

“Gus Dur adalah sumber inspirasi kita semua, terutama dalam berdakwah. Dakwah beliau kita perlu teladani, dengan tindakan dan perbuatan serta baiknya kepribadian beliau,” paparnya

Sedangkan Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari momentum untuk menghormati, mengenang dan berusaha mencontoh keteladanan Gus Dur sebagai seorang tokoh agama dan bapak bangsa.

“Secara umum di Kota Tegal kehidupan keberagaman berjalan dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa ada toleransi yang kuat antar pemeluk agama di Kota Tegal,” ungkap H. Dedy Yon.

Walikota Tegal juga menambahkan bahwa kesadaran beragama di masyarakat sudah sangat luar biasa yakni kesadaran menghargai perbedaan agama antara yang satu dengan yang lain.

“Bagi saya, semangat ini yang harus dijaga, dikuatkan dan dikokohkan sehingga perbedaan agama di negara kita bisa menjadi kekuatan dahsyat untuk mendukung kemajuan pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan doa bersama pemuka agama dan tanda tangan Ikrar Deklarasi Damai Lintas Agama Kota Tegal.

Orasi kebangsaan juga dihadirkan oleh dua tokoh yakni oleh Gus Mujiburrahman Pengurus PP GP Ansor dan Gus Famhi Pengasuh Ponpes Tebu   Ireng Jombang Jawa Timur serta pembacaan puisi oleh Gus Firman Hadi .(Red /Cn/Tim)

111 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.