Media Network

28 Oktober 2020

Kamus Prokem Tegal

1 min read

Detakindonesia.com –  Dialek Tegal  merupakan salah satu kekayaan bahasa Jawa, selain Banyumas. Meskipun memiliki kosakata yang relatif sama dengan bahasa Banyumas, pengguna dialek Tegal tidak serta-merta mau disebut ngapak karena beberapa alasan antara lain: perbedaan intonasi, pengucapan, dan makna kata.

Sebagai bentuk pelestarian bahasa Tegal, saat ini  seorang seniman asal Tegal Ipuk Nm Nur di kenal dengan sapaan akrab Kang Ipuk yang merupakan penggiat Bahasa Tegalan terus bergerak menjadikan bahasa Tegal bermartabat

Pria kelahiran 23 September 1961 dengan penampilan sederhana bergaya necis tersebut pernah mengenyam di Sekolah Dasar Negeri 22 Kota Tegal dan berlanjut dengan menyandang sebagai Alumni SMA Santo Yosep 1981 di Kota Tegal ternyata telah banyak membuktikan dengan karya karya nya yakni Kamus Prokem Tegal

Bahkan hingga saat ini Ipuk Nm Nur yang juga pencipta lagu lagu Tegalan terus berjuang bersemangat mempertahankan Bahasa Tegal melalui karya buku Kamus Prokem Tegalan.

Tak hanya masyarakat umum, pejabat pemerintahan Kota Tegal pun banyak yang membeli, namun sayangnya masih minimnya generasi muda berminat untuk memiliki.

Terkait apresiasi pemerintah terhadap karyanya, Ipuk berharap ada greget dari pemerintah Kota Tegal untuk  mempertahankan Bahasa Tegalan, melalui buku Kamus Prokem Tegalan yang diciptakannya tersebut kelak mampu mempertahankan bahasa Tegalan agar tak tergerus perkembangan jaman. (Red/CN/tim)

 214 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *