Media Network

29 Oktober 2020

Jumadi: Wujudkan The Real Smart City Kota Tegal Butuh Standart Internasional

2 min read

Tegal – Terkait infrastruktur Telkom yang perlu dibenahi Jumadi mengakui bahwa sebenarnya sudah cukup bagus hanya saja perlu ditingkatkan sesuai standar internasional.

Sejatinya bukan hanya bicara aplikasi saja tapi Infrastructure, backbone yang perlu dipersiapkan dengan baik, misal Dalam membangun Fiber Optic, yang membangunnya pekerja harus mempunyai sertifikasi standard international misalnya BICSI standard Sehingga tidak acak acakan saat membangun, kemudian Menggunakan “Ducting” bersama2 agar kota Lebih Rapi Dan Tertata. ” di aplikasi dan segala macam tapi di bawahnya katakanlah ducting, cabling segala macam , broadband nya di bereskan.

Memang sekarang infrastruktur perlu ditingkatkan lagi agar sesuai dengan standar internasional yang bisa di jadikan acuan Telkom, Kementerian Kominfo kemudian Pemerintah Kota Tegal,” ucap Jumadi.

Teknologi AI ( Artificial Intelegence ) dimana ketika semua hal sudah di kontrol dengan AI ini, segala peralatan menjadi lebih pintar, seperti asisten pribadi, Voice Control untuk penggunaan sehari – hari, digunakan untuk plantasi / kebun, motor control dan lain sebagai nya.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, ST, M.M, penuhi undangan Direktur NITS Telkom Group, Zulhelfi Abidin dan Dirjen Kementrian Kominfo Ismail Kamis (9/1/2020) di Ruang Rapat Direktur NITS, Telkom Land Mark Tower, Jakarta.

Disisi lain Direktur NITS Telkom Group, Zulhelfi Abidin mengatakan diperlukannya Blue Print untuk bisa mewujudkan Smart City yang terdiri dari 3 Pilar “Kita perlu blue print bersama, terkait smart city itu terdiri dari 3 pilar, pilar pertama adalah smart infrastruktur jadi bagaimana kita menyiapkan conectifity data center,server, storage dan seterusnya yang kedua kita menyiapkan smart untuk platform, servis-servis apa yang akan kita berikan sehingga kita bisa melakukan customize dan yang ketiga baru servis digital yang akan kita berikan ke masyarakat.

Kita perlukan blue print yang perlu kita siapkan bersama yang implementasi ada jangka pendek yang betul-betul kita bisa realisasikan segera dan yang kedua adalah jangka panjang

Sedangkan Komisaris Telkom, Ismail juga berharap kepada Telkom dimana infrastruktur dan device lengkap bisa mendorong dan mensupport Pemerintah Kota Tegal untuk menjadi percontohan Smart City yang utuh, terangnya

Bahkan Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi dan rombongan berkesempatan diajak berkeliling dan mencoba wahana yang ada di Telkom Digital Experience, dengan pengalaman berupa teknologi baru yang ada atau mungkin di massa depan kita tidak asing dengan itu semua, mulai dari Teknologi VR ( Virtual Reality ) dimana dimasa depan penerapan VR untuk beberapa teknologi seperti presentasi 3D yang real, permaian / game dengan teknologi Virtual Reality seolah – olah kita berada dalam permainan nya dan masih banyak yang lainnya. dan bisa saja kedepan nya di manfaatkan untuk berbagai macam kegunaan tidak hanya permainan saja (red/tim)

 134 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *