Tegal – Untuk memenuhi kebutuhan perumahan layak bagi masyarakat, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Mengacu Peraturan Wali Kota Tegal (Perwal) Nomor 17 Tahun 2013, calon penghuni Rusunawa wajib mempunyai KTP Kota Tegal dan hanya bisa menempati maksimal enam tahun

Wakil Walikota Muhamad Jumadi ST.MM saat mendampingi Deputi IV Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro dalam kunjungannya mendatangi rusunawa, Selasa (24/11/2020) menjelaskan bahwa sewa huni (Rusunawa) di Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal akan habis masa sewanya 31 Desember 2020 mendatang.

Sehingga penghuni Rusun tersebut sudah saatnya bergantian dengan penghuni lain, sedangkan lokasi rusun yang ada saat ini sedang di gunakan untuk lokasi Isolasi mandiri.

Namun keluhan warga akan saya sampaikan ke pak wali, bagaimana kebijakan yang pas. Terutama di masa pandemi yang luar biasa ini dan pastinya Pemkot Tegal akan berusaha agar seluruh masyarakat bisa mendapat hunian yang layak. Mudah-mudahan ke depan bisa membangun Rusunawa yang baru,” ujarnya pada awak media

Sedangkan Deputi IV Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Juri Ardiantoro mengatakan, kedatangannya untuk menampung aspirasi warga yang keberatan atas kebijakan Pemda.

Juri mengaku akan membantu mencari solusi untuk jalan keluar terbaik dengan akan menghubungi wali kota “Saya belum tahu benar kebijakan wali kota. Baru informasi dari warga. Tapi nanti kita coba komunikasikan jalan keluarnya seperti apa,” kata Juri.

Juri mengatakan, surat titipan perihal keluhan warga tersebut akan disampaikan ke presiden. “Warga bersurat ke presiden akan saya sampaikan melalui jalur seperti biasa warga bersurat ke presiden. Isinya soal keluhan warga,” pungkasnya (red)

 1,304 total views,  1 views today

Redaksi