Jumadi Sarankan PNM Berikan Kemudahan Pembiayaan Bagi UMKM, Bachrudin Nasori Minta Turun Ke Masyarakat

Tegal – Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi ST.MM berharap PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mempermudah proses pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu mengembangkan usahanya menjadi lebih baik,

Hal ini terungkap saat mengikuti Diskusi Bersama Anggota Komisi 1 DPR RI H.Bachrudin Nasori, Otoritas Jasa Keungan, Wakil Bupati Tegal H. Sabilillah Ardie dan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero . Kamis (23/7) di Kantor OJK Tegal

Dirinya juga menegaskan,  kelangsungan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah Pandemi Covid-19 serta masih suburnya praktik rentenir di dunia pembiayaan, sehingga dibutuhkan peran PNM dalam mengembangkan usaha para UMKM.

Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi,ST.MM menegaskan bahwa untuk menjamin kelangsungan hidup UMKM serta menanggulangi maraknya parkatik rentenir, PNM selaku intitusi pembiayaan  secara khusus bergerak disektor UMKM harus lebih masif turun ke “bawah” dari pintu ke pintu, atau melalui kegiatan kemasyarakat untuk mensosialisasikan pembiayaan modal usaha bagi pelaku UMKM.

Permasalahan rentenir yang tumbuh subur, disebabkan proses kemudahan dalam pembiayaan UMKM untuk mendapatkan dana dengan mudah. Kondisi ini seharusnya dapat juga dilakukan oleh PNM untuk memutus keberadaan rentenir.

“Tidak ada cara lain selain mempermudah dan mempersingkat pelaku UMKM dalam mendapatkan pembiayaan agar tidak beralih ke renteni,”.

Sedangkan dalam diskusinya Anggota Komisi 1 dan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI H. Bachrudin Nasori menyampaikan bahwa rentenir sangat memberatkan masyarakat, dirinya berharap PNM terjun ke masyarakat langsung dan Manfaatkan pertemuan dengan seluruh elemen kemasyarakatan maupun untuk sosialisasi pembiayaan UMKM sehingga keberadaan PNM makin dikenal oleh masyarakat,”ucapnya.

Selain itu dengan menyentuh masyarakat langsung dapat mengetahui fungsi perbankan apakah sudah sesuai harapan atau belum dalam rangka menjaring

Pimpinan PT.PNM Cabang Tegal Ananto Seno menjelaskan bahwa saat ini portofolio pembiayaan mikro melalui produk “ULAM” di wilayah kerja PNM sekitar 172 Milyar. Bahkan  melalui produk pembiayaan “Mekar” yang tanpa agunan mencapai 300 Milyar.

Seno melaporkan bahwa dimasa Pandemi Covid-19 operasional PNM sempat terganggu di bulan April 2020 yang lalu, namun ungkapnya Mei sampai saat ini operisional PNM sudah kembali 100 persen.

Selama pandemi melalui produk “Mekar” nya PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar kurang lebih 57 Milyar. “Restrukturisasi atau relaksasi juga telah dilakukan kepada kurang lebih 40 persen nasabah, Pendampingan berupa penguatan usaha melalui training pelatihan dan bantuan pemasaran produk. (Red)

 52 total views,  2 views today

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.