Detakindonesia.com – Dalam rangka hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), sejumlah mahasiswa kampus Universitas Pancasakti (UPS) Kota Tegal menggelar bidang pelatihan kewirausahaan 2021 di Hotel Bahari In, Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu (28/11/2021).

Pelatihan kewirausahaan tersebut secara langsung dibuka oleh Rektor UPS Tegal, dr Taufikulloh M.Hum.juga hadir.sebagai nara sumber Wakil Wali Kota Tegal, Muhammad Jumadi, ST,MM.lalu Indonesia Brand Activitas Network, Sukoyo ST.selaku pemateri serta sejumlah mahasiswa fakultas teknik UPS Tegal.

Menurut, Wakil Wali Kota Tegal, Muhammad Jumadi, dirinya bersama mahasiswa memberikan motivasi untuk menjadi calon seorang pemimpin sekaligus calon pengusaha.

“Saya memberikan masukan dan arahan supaya bisa benar mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari pelatihan kali ini yang diselenggarakan UPS. Karena perlu adanya inovasi dan kretifitas baru yang ada pada fakultas teknik mesin,” ungkapnya.

Lanjut dia, upaya yang dilakukannya yakni nantinya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal, R Heru Setyawan dirinya akan mencoba koordinasi untuk menjual produk UMKM yang dimiliki mahasiswa di UPS fakultas Teknik ini.

“Industri logam kita sama juga, caranya adalah pemerintah ini harus bisa memanfaatkan mereka untuk dipakai dilingkungan sendiri agar kita tau feel-nya sebelum memasuki dunia luar dan bermanfaat dengan mereka yang diciptakan sendiri,” bebernya.

Jumadi menyebut bahwa setiap mahasiswa itu merupakan calon pemimpin yang harus mengetahui sebuah peluang kolaborasi dan sinergi yang merupakan suatu kunci perubahan. “Sebetulnya begini, setelah lulus mahasiswa tersebut bekerja di tempat yang besar adalah untuk belajar,

Karena belajar langsung pada saat dilapangan sangat dibutuhkan kalau mereka ingin menjadi pengusaha atau leadership. Jadi mereka nantinya atau bagaimana cara bertindak sesuatu pada saat bekerja di perusahaan besar dan nanti juga ketemu jati diri sendiri,”

Lebih lanjut Jumadi menambahkan bahwa setiap peluang yang diambil oleh seseorang walaupun hanya pada lingkup kecil itu bisa dijadikan sebuah bisnis.

“Karena tidak selamanya peluang itu ada di perkotaan namun bisa juga ada di wilayah Desa atau kampung untuk itu jadilah diri sendiri terlebih dahulu baru nantinya akan ketemu pada sebuah peluang,” pungkasnya. ( red )

 193 total views,  1 views today

Redaksi