Tegal – Rapat Pembahasan Penegakan Hukum dan Disiplin dalam Implementasi PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Jumat (2/7) sore, menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar melaksanakan PPKM Darurat Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H.,dan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menkomarinvest )

Dalam rapat pembahasan tersebut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam pertemuan secara virtual mengeluarkan Intruksi Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, sedangkan instruksi tersebut dibuat menindaklanjuti keputusan pemerintah untuk menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali dalam rangka mengendalikan penularan Covid 19

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi yang turut menghadiri Rapat Terkait PPKM Darurat yang di Pimpin langsung Menkopolhukam dan Menkomarinves serta Mendagri diikuti Seluruh Gubernur, Bupati, Walikota Se Jawa Bali, dan jajaran Forkompinda menyikapi hal ini menyampaikan Pemerintah Kota Harus Segera Mempersiapkan dengan Cermat Segala Keperluan PPKM Darurat sehingga saat pelaksanaan tidak banyak memunculkan kendala

Kepada Awak Media usai mengikuti rapat dari Rumah Dinasnya secaa virtual, Muhamad Jumadi yang juga sebagai Pengurus Relawan Mandiri Covid 19 Kota Tegal berharap dengan adanya pengetatan tersebut dapat menekan lonjakan penyebaran covid sekaligus memutus mata rantai wabah virus corona dibeberapa daerah yang masuk dalam kategori tinggi lonjakan covid 19

Sedangkan Pemerintah dalam menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali yang akan dilaksanakan sepanjang mulai tanggal 3-20 Juli 2021 merupakan Kebijakan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia secara keseluruhan termasuk di Kota Tegal. (Red)

 277 total views,  1 views today

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *