Media Network

24 November 2020

Inovasi Masa Depan, Aspal Limbah Plastik di Tegal Solusi Penanganan Limbah Sampah Plastik

2 min read

Tegal – Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya untuk memperbaiki citra buruk terhadap tuduhan dunia. Dimana hampir seluruh negara dunia menuding jika Indonesia merupakan salah satu negara dengan pencemaran sampah plastik terbesar di dunia.

Salah satu adalah pemanfaat sampah plastik untuk bahan aspal jalan. Pembangunan dengan bahan aspal sampah plastik dilakukan dengan porsi 10% untuk sampah plastik dan 90% aspal.

Bahkan di Kota Tegal,  Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi ST.MM. Selasa (3/12) lalu  melakukan berbagai loncatan pengentasan sampah plastik dan ternyata bukan sekedar basa basi, bahkan uji coba Aspal berbahan Plastik tersebut langsung di gunakan sepanjang pelataran halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal.

Menurut Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi saat berbincang bincang di ruangan kerja nya menyampaikan “semua harus ada pembuktian dan Kami berharap inovasi ini dapat diikuti oleh wilayah wilayah lain, sehingga dapat mengurangi polemik sampah plastik” paparnya.

Sampah plastik sudah mendunia, berbagai solusi serta uji coba kerap dilakukan, bahkan limbah sampah plastik terjadi pula di Kota Tegal salah satu Kota di Jawa Tengah, guna mengatasi hal tersebut pemerintah Kota Tegal melakukan berbagai inovasi bersama pihak swasta yakni PT Inaplas dengan mewujudkan Aspal Berbahan Limbah Plastik.

Ia juga menginginkan Kota Tegal benar benar menjadi Tegal Smartcity menuju pembangunan barometer Indonesia, tanpa mengesampingkan kesejahteraan masyarakat Kota Tegal utu sendiri, sebab apa yang akan dicapai nanti, masyarkat Kota Tegal lah yang akan lebih menikmati.

Terkait Kualitas aspal berbahan limbah sampah plastik, Ia juga menjelaskan dengan lugas, jalan aspal bercampur plastik aman terhadap racun. Karena sampah plastik baru akan menimbulkan racun apabila suhu campuran keduanya melebihi batasan suhu aspal ditetapkan.

Ini aman terhadap racun, suhunya kan hanya 150. Dia baru terdegradasi kalau suhunya 280 derajat, itu baru keluarkan racun. Ini masih di bawah, itu sesuai dengan penelitian

Selanjutnya  aspal campur plastik juga mampu menahan gempuran air yang selama ini membuat jalan rentan rusak, bahkan  tebal lapisan jalan 4 cm, dan lebar jalan antara 7-14 m, untuk 1 km jalan dapat menyerap 2,5-5 ton limbah plastik.

Selain itu pihak pemerintah bekerjasama dengan instansi terkait kedepan akan melakukan pengaspalan sebagai perawatan jalan dengan aspal yang saat ini di uji coba di plataran pendopo pemkot Tegal yakni Aspal Berbahan campuran limbah plastik (red/CN)

 157 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *