Media Network

30 November 2020

Hadir di KemenPUPR, Wakil Walikota Tegal Paparkan Konsep Kawasan Siwatu

2 min read

JAKARTA – Usai diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Segmen Siwatu akan segera dilelang. Penanganan skala Kawasan Segmen Siwatu Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat, Kawasan Pesisir Barat terus bergulir.

Konsep penanganan kawasan tersebut dipaparkan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, S.T., M.M. kepada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (11/012/2020).

Hal ini disampaikan bersama Kepala Disperkim Kota Tegal Ir. Eko Setyawan, MUM., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tegal Sugiyanto, S.T., M.T., memaparkan usulan tersebut kepada Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ir. Didiet Arief Akhdiat, M.Si.

Dihadapan Subdit Kawasan Permukiman Wilayah II Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Soelistianing Kusumawati, S.T., M.T., Kepala Satker Infrastruktur Berbasis Masyarakat dan PPK Kotaku Mokhamad Fakhur Rifqie, dipaparkannya usulan penataan kawasan Siwatu.

Terkait hal tersebut diatas Wakil Walikota Tegal menyampaikan harapan KemenPUPR dapat mendukung penuh program tersebut hingga terealisasinya kawasan Siwatu yang sebelumnya kumuh kemudian dibangun menjadi Kawasan Pariwisata Nasional Tegalsari Kota Tegal. Dalam paparnnya tersebut Wakil Walikota Tegal berharap, proses program penataan kawasan Segmen Siwatu, tidak ada halangan yang berarti.

Dirinya menghimbau kesadaran masyarakat untuk bersama sama berperan aktif menjaga kawasan Siwatu, Adapun fasilitas yang akan di bangun, meliputi jalan setapak di pinggir Sungai Siwatu sepanjang kurang lebih 600 meter dari pinggir Sungai Sibelis hingga Jalingkut, rumah warga menjadi menghadap ke Sungai Siwatu, Jembatan dari jalan ke Area Polder Tegalsari, Pelebaran Jalan Blanak, Taman, Floating Market di sebelah timur Polder Tegalsari.

“Saya minta masyarakat untuk sadar, bagaimana membuang sampah, membuang hajatnya jangan sampai di Sungai Siwatu lagi saat nya kita bersih diri, menjaga kebersihan, menjaga lingkungan, jaga kesehatan, agar semua aspek yang dibangun menjadi kawasan parisiwata tersebut dapat dinikmati oleh warga Tegal maupun warga lainnya.

Dalam kesempatan itu pula Soelistianing Kusumawati menyebut terkait DED yang dipaparkan Tim Leader Techinical Management Consultan Provinsi Jawa Tengah Agus Setianto, desain teknis pembangunan kawasan untuk segera diselesaikan dan mendapat prrhatian khusus.(red/hm/tim)

 384 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *