Jawa Tengah – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh Bupati/Wali Kota di Jawa Tengah mengawal percepatan proses vaksinasi. Senin (22/2) melalui Rapat koordinasi tentang laporan capaian tindak lanjut arahan Gubernur Jateng pada minggu ke 7 tahun 2021 dan update situasi Covid-19 Jateng pada minggu ke 8 tahun 2021 secara virtual dan menegaskan Sejumlah daerah yang masih rendah capaian vaksinasi, diminta melakukan konsultasi kepada Pemprov Jateng.

“Kita prioritas percepatan vaksinasi, saya mnta seluruh Bupati/Walkot kawal proses percepatan ini. Tdi ada laporan beberapa daerah yg capaiannya masih rendah, terendah Kab Pekalongan. Setelah dikonfirmasi, ternyata ada data Kab Pekalongan yg masuk Kota Pekalongan,”

Dalam rapat disampaikan, capaian vaksinasi di sejumlah daerah utk batch pertama masih cukup rendah. Diantaranya Kab Pekalongan 57,82%, Brebes 71,60% dn Tegal 73,65%. Sementara beberapa daerah lain sudah melebihi target, diantaranya Kudus 102,82%, Pati 101,58% dan Boyolali 100,16% Dengan terselesaikannya jatah vaksin batch pertama itu, maka penanganan selanjutnya akan lebih mudah.

Apalagi, pada vaksinasi tahap kedua ini, ada masyarakat umum yang dilibatkan. “Ini membutuhkan treatment lebih besar, mengingat datanya harus diverifikasi dan divalidasi dengan benar. Belum lagi sekitar Mei nanti, akan ada pengiriman beberapa jenis vaksin yang berbeda merk. Ini harus disiapkan skenarionya,”

Ganjar Pranowo menegaskan, pihaknya menargetkan ada 1000 orang yang divaksin dalam sehari untuk proses vaksinasi tahap kedua ini. Jika memungkinkan, target itu diminta ditambah agar proses vaksinasi bisa lebih cepat. (Red/ sumber // Jateng Opini Twitter)

 279 total views,  1 views today

Detak Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.