Media Network

1 Desember 2020

Di Kota Tegal, Indomart dan Alfamart Tanpa Ijin Operasional Akan Segera di Tutup

2 min read

Tegal – Komisi II DPRD Kota Tegal meminta ketegasan terhadap pemerintah Kota Tegal untuk tidak tebang pilih terhadap para pelaku usaha yang tidak pernah berkontribusi terhadap pendapatan daerah Kota Tegal.

Hal itu disampaikan Anshori Faqih, Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal dalam pernyataannya usai melakukan inspeksi terhadap usaha waralaba yang masih membandel tak punya izin operasional atau komersial dari dinas terkait pemerintah Kota Tegal, Kamis (12/11) dilokasi inspeksi Indomaret jalan Ki Hajar Dewantara Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

” izin komersial atau operasionalnya kan masih proses, mestinya itu yang diharapkan, sehingga ada pendapatan yang masuk ke daerah, ” Ujar Anshori Faqih.

Saat di tanya apa tindakan selanjutnya Komisi 2 menyikapi Indomaret maupun Alfamaret yang membandel dan selalu menyampaikan izin sedang dalam proses setiap kali diinspeksi.

” Kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait, ” Ujar Anshori Faqih.

Bagaimanapun, menurut beberapa sumber menyebutkan bahwa pihak para pelaku usaha waralaba tersebut selalu menyampaikan alibinya bahwa perizinan sedang dalam proses ketika ada inspeksi dari pihak pemerintah dalam hal ini Komisi II DPRD yang memang membidangi salah satunya perizinan.

Sehingga hal ini perlu ada sikap ketegasan untuk melakukan penutupan, karena meski pihak pelaku usaha berdalih izin sedang dalam proses, hal itu tetap dikatakan sebagai usaha yang tidak memiliki izin.

Untuk dapat beroperasi tunggu sampai izin itu sudah didapatkan dan dipampangkan di toko-toko mereka.

Hal yang sama juga disampaikan salah seorang anggota Komisi II yang turut dalam inspeksi, M. Syafrudin ” Kalau ada izinnya harus dipampangkan ditoko, maka kalau ada sidak tinggal ditunjukan saja sama pegawainya. Tapi kalau tidak ada, sebaiknya pemerintah kota Tegal tidak boleh tebang pilih untuk segera menutup sebagai sanksi pelanggaran, ” Ujar M. Syafrudin

Menurutnya pemerintah Kota Tegal tidak bisa tebang pilih karena sudah ada 14 usaha waralaba yang sudah mematuhi pemerintah Kota Tegal untuk tutup.

” Semua harus ditutup dulu hingga mereka mengantongi izin usaha Operasional atau komersial ” Pungkas M. Syafrudin

Turut dalam rombongan selain Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tegal Anshori Faqih, juga beberapa anggota seperti M. Syafrudin, Zaenal Nurrohman, M. Muslim, Sugiyono, Eko Susanto, Kabid Koperasi Usaha Mikro Kecil & Menengah Perindustrian Dan Perdagangan Kota Tegal, Wineksi Dwi Prabandari. (Red/Kontributor- Anis Yahya)

 2,021 total views,  3 views today