Tegal – Seperti diketahui bersama, bahwa sehat adalah keadaan sejahtera seutuhnya baik secara fisik, jiwa maupun sosial, bukan hanya terbebas dari penyakit atau kecacatan. Untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, oleh karena itu pembangunan kesehatan harus dilaksanakan secara berkesinambungan antar upaya program dan sektor, dan salah satu pilar dari program Indonesia sehat adalah penguatan pelayanan kesehatan dimana salah satu strateginya adalah dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Pelayanan kesehatan dikatakan bermutu apabila pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan memenuhi atau bahkan melebihi harapan masyarakat. Era teknologi informasi saat ini telah menyentuh berbagai bidang dan aspek kehidupan, termasuk diantaranya bidang kesehatan. pelayanan kesehatan merupakan salah satu bidang yang telah mempergunakan perkembangan teknologi tersebut, baik yang bersifat klinis maupun non klinis.

Teknologi informasi dalam dunia kesehatan mempunyai peran yang sangat penting, terutama dalam memberikan kualitas atau mutu pelayanan kesehatan yang ada di sarana pelayanan kesehatan. seiring dengan perkembangannya teknologi dan informasi, seakan telah membuat standar baru yang harus di penuhi dalam dunia kesehatan. Hal ini membuat sarana pelayanan kesehatan tertantang untuk terus mengembangkan kualitas pelayanan kesehatan yang berbasis teknologi informasi.

Hal itu terungkap ketika diadakan kunjungan Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi, ST. MM dalam rangka peningkatan layanan publik berbasis IT di Puskesmas Se Kota Tegal, senin (9/12/2019).

Dikatakan oleh Jumadi bahwa pemanfaatan teknologi informasi kesemuanya itu untuk kesejahteraan warga Kota Tegal dan juga membantu kita dalam melaksanakan pekerjaan kita.

“Semua by system, layanan yang paling kelihatan di masyarakat adalah, kesehatan, pendidikan dan adminduk, mungkin kesehatan paling penting, karena kalau pasien berobat tidak sembuh maka yang repot adalah Pemerintah, dalam hal persediaan obat-obatan harapan saya nantinya puskesmas di Kota Tegal dapat melihat stok obat dari aplikasi yang ada. semua kita perbaiki bersama sistem dan dapat dimonitoring, kontrol obat bisa dilakukan dengan teknologi,” ucap Jumadi.

Sementara itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr. Sri Primawati Indraswari, Sp.KK, MM, MH, yang didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tegal, DR, dr. Suharjo, MM mengatakan bahwa tantangan bidang kesehatan kedepan akan semakin besar, dan semua itu harus diselesaikan dengan memaksimalkan jejaring dan integrasi lintas program dan lintas sektor melalui upaya memaksimalkan sumberdaya yang ada.

“Tujuan diselenggarakannya acara pada siang hari ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan kreatifitas petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan teknologi informasi,” Ucap Prima.

122 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.