Dedy Yon, Bank Jateng Diharapkan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota Tegal

Semarang – Dewan Komisaris Bank Jateng yang baru dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. antara lain Edhy Chrystanto, Wawan Siswantono dan Darsono, disaksikan oleh Kepala BI Soekowardojo dan Kepala OJK Aman Santosa.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tegal mengucapkan selamat kepada Dewan Komisaris independen masa bhakti 2020-2023. Semoga tambah amanah dan membawa Bank Jateng lebih baik lagi,” ungkap Dedy Yon di Grand Rama Shinta Hotel Patra Jasa Semarang, lokasi dilantiknya Dewan Komisaris Bank Jateng, Jum’at (31/01/2020) sore.

Selain itu usai pelantikan dilanjutkan Seminar dan Penyerahan Buku “Membidik Target 7 Persen, Pandangan dan Analisis Ekonom untuk Jawa Tengah”.

Dedy Yon menambahkan Pemerintah Kota Tegal selalu support penuh kinerja Bank Jateng, utamanya di Kota Tegal. Apalagi Gubernur meminta pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah bisa tumbuh 7 persen di tahun 2020 ini.

Sehingga Kota Tegal pun mau tak mau harus selaras dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Tak ketinggalan dengan menggandeng Bank Jateng diharapkan dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi Kota Tegal.
Secara spesifik, dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah 7 persen, Gubernur menyatakan telah membuat forum investasi pengusaha, ternyata banyak investor keinginan untuk bisa datang ke Jawa Tengah.

Diungkapkan Gubernur Jateng , bagaimana pertumbuhan ekonomi berjalan setidaknya target 2019 sebesar 5,3 menjadi 5,6 dan target investasi pun terpenuhi.

“Tapi rasa-rasanya ini kurang. Dari pemerintah pusat ngajak ayo gas pol bagaimana caranya ayo gas pos. Ekonomi Jateng akankah tumbuh jadi 7 persen, apa nggak? Angka 7 ini menjadi perdebatan yang luar biasa. Ilmuan juga ngomong, yang pesimis marah-marah, optimis minta ditambahi,” ujarnya

Bahkan Ganjar menyatakan angka 7 bukan diartikan senyatanya tetapi sesuai filosofi Jawa. “Saya artikan sebagai angka kuantitatif. Tapi sebagai angka filosofis. Pitu…pitulungan,” ujarnya yang menyebut pertolongan orang-orang yang konsern yaitu para pengusaha, pemerintah, ilmuan dan lainnya. (red/Hm)

 96 total views,  2 views today

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.