Bupati Tegal: Saat Ini Kami Telah Membentuk Tim Reformasi Birokrasi

Slawi – Upaya mewujudkan birokrasi pemerintahan yang lebih ringkas, lebih lincah, dan terbuka di Kabupaten Tegal telah dituangkan dalam agenda roadmap reformasi birokrasi 2019-2024.

“Saat ini kami telah membentuk Tim Reformasi Birokrasi. Tugas awalnya adalah melakukan penilaian pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Tegal sebelum nantinya dievaluasi oleh KemenpanRB,” jelas Bupati Tegal Umi Azizah

Hal ini diungkapkan Bupati Tegal didampingi  Wakil Bupati Sabililah Ardie  di Pendopo Amangkurat, Kantor Setda Kabupaten Tegal, Selasa (01/09/2020) siang saat mendapat kunjungan

Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TIRBN) yang diketuai Prof. Eko Prasojo, Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia

Nampak hadir  Prof. J. B. Kristiadi, Prof. Erwan Agus Purwanto, Prof. Wila Chandrawita Supriadi, Dr. Sumarsono, Dr. Harris Turino Kurniawan, Eva Kusuma Sundari, M.A, MDE dan Danang Girindrawardana, MAP.

Hasil evaluasi mandiri atas pelaksanaan reformasi birokrasi Pemkab Tegal tahun 2019, ada peningkatan dari tahun sebelumnya. “Tahun 2019, nilai reformasi birokrasi kita mencapai 63,69 atau terkategori baik, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 60,38

Dalam penjelasan lebih lanjut, pandemi Covid-19 telah berdampak besar pada kehidupan manusia. Mendisrupsi banyak sektor, termasuk sektor publik yang mengarah pada digitalisasi layanannya untuk meminimalkan interaksi fisik.

“Lantaran hampir semuanya kini menuntut layanan yang serba cepat, serba mudah dan pasti. Dan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi sudah menjadi hal yang tidak bisa ditunda lagi,” tegasnya

Pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk memaksa perubahan radikal dan fundamental birokrasi menuju birokrasi digital yang semakin ramping, semakin cepat, akuntabel, efisien, dan efektif.

“Untuk itu, kami pun telah menempatkan aparat pengawas internal pemerintah atau APIP bukan lagi sebagai watchdog, melainkan konsultan yang menjaga pejabat di birokrasi agar tidak terjerat masalah hukum saat mengimplementasikan gagasan inovasinya.(red)

 40 total views,  2 views today

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.