Slawi – Bupati Tegal Umi Azizah dengan tegas meminta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal mengintensifkan pelacakan dan pemeriksaan kontak erat pasien Covid-19 selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal ini diungkapkan Kamis (11/02/2021) di Rumah Dinas Bupati Tegal usai menggelar konferensi video dengan para camat, Kepala Desa, Lurah dan Kepala Puskesmas,

Selain itu Bupati juga melarang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kerjanya bepergian ke luar kota selama liburan Tahun Baru Imlek 2572 ini, Pernyataan Bupati ini juga diperkuat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal melalui surat internalnya kepada masing-masing kepala organisasi perangkat daerah,

PPKM yang berlangsung sejak tanggal 9 hingga 22 Februari 2021 menurutnya, masa yang tepat untuk menemukan kasus positif Covid-19 dengan meningkatkan jumlah pemeriksaan, pengetesan, dan pelacakan. Sebab pada masa ini, mobilitas warga berkurang dan sistem pengaturan pembatasan kegiatan di lingkungan rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT) melalui Satgas Jogo Tonggo kembali aktif.

“Selama dua pekan PPKM ini saya minta Dinkes bisa menemukan kasus positif sebanyak-banyaknya untuk kemudian diisolasi. Tentunya ini juga harus diimbangi dengan penambahan kapasitas uji laboratoriumnya.

Momennya ini sangat pas karena warga di lingkungan RT dan RW bisa secara intensif melakukan pengawasan di rentang waktu tersebut, disamping mereka juga terhubung dengan posko di tingkat desa,” terang Bupati Tegal menegaskan (Red)

 313 total views,  1 views today

Detak Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.