Media Network

28 Oktober 2020

Bincang Kreatif, Mempersiapkan Kehidupan Generasi Muda Lebih Berkualitas

2 min read

Slawi – Program Gen-Re atau generasi berencana, yakni suatu program untuk memfasilitasi terwujudnya  remaja tegar, Remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari risiko obat-obatan terlarang serta menunda usia pernikahan dini.

Intinya program Gen Re yang diluncurkan oleh BKKBN itu bertujuan guna mempersiapkan kehidupan generasi muda agar lebih berkualitas

Usia remaja antara 10 sampai dengan 24 tahun adalah calon penduduk produktif dan akan menjadi aktor/ pelaku pembangunan bangsa di masa depan, untuk itu mereka harus disiapkan dan diarahkan agar bisa menjadi remaja yang berkualitas.

Duta Gen-Re 2016  Affrilia Nawangwulan, berpendapat GenRe digagas untuk membantu melewati masa hidup remaja atau transisi remaja, membantu mereka menerapkan mindset berpendidikan setinggi mungkin, berkarir, menikah dengan penuh perencanaan, menerapkan pola hidup yang sehat, dan aktif dimasyarakat serta untuk mengedukasi serta memberikan konseling terkait masalah-masalah remaja.

Menurutnya tugas Duta GenRe yakni untuk mensosialisasikan, memberikan edukasi dan konseling pada remaja. Sosisalisasi tidak hanya dilakukan dengan tatap muka saja,  tetapi juga melakukan dengan podcast dan media sosial lainnya, ujar Nawangwulan.

Selanjutnya dalam Talkshow Bincang Kreatif dengan tema Mewujudkan Remaja Berkualitas di  Radio Slawi FM Selasa 21 Juli 2020. Talkshow yang disiarkan secara live, selain Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3A P2 dan KB)  Kab Tegal Retno Suprobowati juga menghadirkan  Duta Generasi Berencana (Gen-Re)  Kabupaten Tegal Tahun 2016  Afrilia Nawangwulan dan Forum GenRe Mohammad Jaenal Arifin

Dalam pembahasannya menyoal GenRe, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3A P2 dan KB)  Kab Tegal Retno Suprobowati mengharapkan, agar  para remaja  bisa menatap kehidupan masa depan yang lebih baik.

Dengan menjauhi narkoba, pernikahan dini dan kenakalan remaja lainnya. Tiga  hal tersebut harus dijauhi. Karena sangat berpengaruh dalam pendidikan dan kehidupannya dimasa datang.

Ia memaparkan kasus remaja yang menjadi masalah saat ini adalah kasus kehamilan pada usia remaja. Dinas kesehatan mencatat, kasus kehamilan remaja di Kabupaten Tegal mengalami peningkatan yang tinggi, ditahun 2016 terdapat 132 kasus, tahun 2017 terdapat 187 kasus, tahun 2018 terdapat 250 kasus, tahun 2019 terdapat 152 kasus.

Dan lebih memprihatinkan lagi tahun 2020 hingga saat ini  sudah terdapat 101 kasus, bahkan dirinya memprediksi sampai akhir tahun bisa bertambah menjadi 200 kasus. Setiap tahun hampir selalu mengalami peningkatan jumlah, hal itu menjadi sebuah problem yang sangat signifikan, terangnya

Dan adanya Program Gen Re menjadi bagian solusi, guna menekan tingkat penambahan kasus, sekaligus akan mampu mengedukasi para remaja dengan tetap nantinya akan melakukan pengawasan dan evaluasi dalam meningkatkan dan mengembangkan program GenRe. (red)

 

 

 168 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *