Media Network

1 Desember 2020

Bangunan Tower Dapat Gunakan Asset Daerah

1 min read

Tegal – Perkembangan teknologi yang semakin canggih, membuat semakin diperlukannya pembangunan Base Tranceiver Station (BTS), terlebih di Kota Tegal pembangunan BTS penting, akan tetapi karena sempitnya lahan akibat perkembangan penduduk, maka kedepan pembangunan ini menggunakan aset pemerintah.

Hendra dari Perwakilan Vendor PT Inti Bangun Sejahtera, Tbk, mengusulkan pembangunan tower menggunakan aset milik pemerintah daerah, hal ini dikarenakan nantinya tower-tower tidak dibangun tinggi-tinggi, tetapi semakin pendek dalam Rapat Koordinasi Pembahasan BTS di Ruang Rapat Lantai I Gedung Setda Kota Tegal, Senin (09/11/2020).

“Pendek-pendek ini tingginya 21 meter. Jadi mau tidak mau, agar tidak ada wilayah yang blank spot padahal masyarakat membutuhkan teknologi informasi maka harus ada tower.

Sementara permukiman sudah semakin padat penduduk yang ada hanya jalan dan trotoar. Agar dapat dibangun BTS maka pembangunan tower menggunakan aset milik pemerintah daerah.

Dikatakan Hendra, jika Kota Tegal ingin maju dan tidak ketinggalan dengan kota lain, maka Kota Tegal harus memiliki kebijakan agar seluruh masyarakat Kota Tegal dapat menikmati layanan teknologi informasi dengan baik. Selain masyarakat terlayani teknologi informasi, masyarakat pun dapat lebih tenang, dirinya menyebut selain menggunakan aset pemerintah adanya asuransi, keamanan, dan secara teknikal.

Kemudian jika ada klaim dapat direalisasikan cepat dan Pemda membuat regulasi yang mengatur hal tersebut.

“Dibandingkan Jakarta, jarak antara satu tower dengan tower lainnya hanya 300 meteran. Karena lahan semakin sempit, tower bisa memanfaatkan trotoar. Secara konstruksi dan memiliki titik aman,” ungkap Hendra.(red)

 418 total views,  3 views today