Media Network

29 Oktober 2020

Arsitektur Bangunan Belanda

2 min read

Penulis : Bung Baedy

detakindonesia.com – Di desa Grobog Wetan Kecamatan Pangkah ada beberapa bangunan rumah yang menggerombol yang gaya arsitek nya menggunakan gaya Belanda. Boleh jadi rumah ini dahulu merupakan rumah bekas pegawai Pabrik Gula Pangka. Karena kebetulan desa ini berdekatan dengan PG. Pangka.

Jika dilihat dari seni, dan gaya bangunan maka bangunan ini dibuat sekitar tahun 1920 an. Ciri khas arsitektural dari rumah Belanda yang paling nampak adalah penggunaan roof, Selain itu, tampilan muka rumah Belanda eksterior atau fasad yang cenderung simetris, seperti bangunan di desa Grobog Wetan ini.

Fasad biasanya berupa segi empat, segi lima, atau segi enam. Pintu masuk bisa di bangun pada bagian tengah fasad, bisa juga berada di tepi kanan. Ciri lain dari desain arsitektural rumah Belanda ini adalah biasanya mempunyai dinding yang cukup tebal (rangkap dua atau double batu bata).

Desain semacam inilah yg acap kali menimbulkan kesan angker bagi yang melihatnya. Tapi tidak sedikit pula bangunan Belanda yg menyimpan misteri. Contoh kecil seperti yg ada di Desa Grobog Wetan ini (lihat chanel Elsci tv).

Sehingga desain inilah yang membuat secara tak langsung memberikan kesan dingin ketika masuk di dalamnya, meskipun kondisi cuaca saat itu panas yang cukup terik.

Kehebatan desain ini juga ada pada permainan benang-benangan yang tegas serta lebih banyak dalam mengekspos detail arsitektur dengan ketelitian tingkat tinggi. Denah ruangan pada rumah Belanda tak jauh bedanya dengan denah ruangan pada rumah biasa, di mana terdapat area makan, area keluarga, kamar tidur, dan kamar tamu. Lantai atas biasa digunakan untuk kamar anak.

Di tengah – tengah ruangan, terdapat area sentral yang langsung mengarah ke ruang – ruang utama dalam rumah tersebut.

https://youtu.be/-qA0C5odWC8 Keterangan : — Sebagian gambar hanya sebagian pemanis

Foto :

1. pinterest

2. Elsci tv

Sumber :

1. arsitektur-indonesia (***)

 279 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *