Detakindonesia.com – Warga Kelurahan Muarareja bersama jajaran Polres Tegal Kota melakukan aksi peduli lingkungan melalui kegiatan bersih-bersih dilingkungan TPI dan Pantai Muarareja, Sabtu (4/12/2021).

Meski kegiatan tersebut dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19, warga bersama unsur Forkopimcam Tegal Barat serta anggota jajaran Polres Tegal Kota tetap antusias bergotong-royong membersihkan lingkungan TPI dan Pantai Muarareja dari limbah dan sampah-sampah plastik.

Aksi bersih-bersih yang dilakukan warga pun mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Tegal dan jajaran kepolisian Polres Tegal Kota melalui program Polisi Turun Kampung.

Lurah Muarareja Supriyadi Yos, S.H, M.Si mengatakan, tujuan dari aksi bersih-bersih dilingkungan TPI dan Pantai Muarareja kali ini yaitu untuk meningkatkan kebersihan lingkungan agar tidak menimbulkan wabah penyakit maupun bencana banjir apalagi saat ini sedang musim rob air laut juga musim penghujan.

Sebab kata bang Yos sapaan Pak Lurah , sungai disekitar TPI Muarareja ini apabila hujan deras ataupun musim rob air laut sering meluap, sehingga apabila banyak sampah-sampah plastik atau kotoran-kotoran yang berserakan ini bisa menyebabkan timbulnya penyakit bagi warga nelayan yang tinggal disekitar TPI maupun Pantai Muarareja.

“Tentunya supaya sungai dan TPI Muarareja ini bisa terjaga kebersihannya dan dapat berfungsi sesuai peruntukannya,” kata bang Yos.

Bang Yos berharap melalui aksi peduli lingkungan ini, kolaborasi antara warga, pemerintah daerah dan jajaran Kepolisian dari Polres Tegal Kota kedepan dapat terjalin lebih erat lagi.

“Dengan aksi gotong-royong yang gencar, dampaknya sangat terasa. Khususnya untuk kondisi lingkungan TPI dan Pantai Muarareja akan menjadi lebih bersih dan tidak tercemari oleh sampah-sampah,”pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat mengungkapkan, keterlibatan anggota jajarannya dalam kegiatan bersih-bersih di TPI Muarareja saat ini karena sejalan dengan program Polisi Turun Kampung dari Polres Tegal Kota.

Kapolres menilai, kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk mengurangi dan mencegah dampak yang akan timbul dari banyaknya sampah-sampah plastik yang menumpuk di sekitar TPI dan sungai Muarareja.

“Kegiatan ini sangat sejalan dengan program kami yaitu Polisi Turun Kampung, membantu masyarakat Kota Tegal diantaranya untuk menggerakan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan utamanya pada sampah-sampah plastik yang banyak menumpuk dan berserakan disekitar TPI Muarareja ini,”terang Kapolres.

Kapolres juga menambahkan, kedepan pihaknya akan membuat program bank sampah. Tujuannya untuk menampung kusus sampah-sampah plastik dan nantinya sampah itu akan kita hargai dengan uang cas, serta selanjutnya akan dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup. Ini semua untuk menumbuhkan kepedulian dan kesadaran masyarakat bahwa sampah itu memang harus dibersihkan dari lingkungan mereka karena dapat menghambat dan mencemari lingkungan, “tambahnya.

Kapolres berharap dengan kegiatan bersih-bersih ini dapat menjadi stimulan bagi warga nelayan yang tinggal disekitar TPI Muarareja untuk tidak membuang sampah sembarangan, lebih peduli akan kebersihan lingkungan dan untuk selalu menjaga kesehatan, “pungkasnya.(red)

 87 total views,  1 views today

Detak Indonesia