Detakindonesia.com – Musyawarah Kota ( Mukota) Ke VI Kamar Dagang dan Industri ( Kadin) Kota Tegal menetapkan Adi Iman Santoso sebagai Ketua Umum Kadin Kota Tegal untuk periode 2022- 2027.

Adi Iman Santoso terpilih secara aklamasi dalam forum Mukota Ke VI Kadin Kota Tegal, di Ruang Pertemuan Rumah Makan Dapoer Tempo Doeloe, Margadana, Kota Tegal, Minggu 4 September 2022 siang.

Dalam sambutannya, Adi Iman Santoso yang akrab disapa Santo memaparkan, bersama – sama pengurus akan berusaha semaksimal mungkin mengembalikan kebesaran Kadin.

Menurutnya, Kadin sebagai wadah para pengusaha semoga dapat memberikan kemajuan dan peningkatan kesejahteraan bagi para pengusaha yang dinaunginya.

” Kalau jaman dulu , Kadin itu mahluk sexy yang siapapun akan tertarik menjadi bagian di dalamnya. Sekarang meskipun besar, Kadin belumlah menjadi sexy. Oleh karena itu, kami sebagai pengusaha muda yang didaulat menjadi pengurus akan berupaya semaksimal mungkin menjadikan Kadin menjadi mahluk sexy yang tercantik dan berkembang menjadi lebih maju dari sebelumnya, ” kata Santo.

Lebih jauh Santo mengatakan, Kepengurusan Kadin kota Tegal sebelumnya sudah vaccum sejak 2012 sampai sekarang, bahkan struktur kepengurusannya juga sudah tidak terdokumentasi.

Kami akan merekrut kembali semua kepengurusan lama dan akan mengajak para pebisnis muda maupun senior untuk memajukan KADIN kota tegal supaya bisa masuk ke semua sektor perdagangan hingga mendongkrak perekonomian yang lebih baik apalagi kita tahu kemaring menghadapi pandemi sangat sulit bertahan ujar santo.

” Maka untuk Mukota Kadin Kota Tegal Ke VI ini dilaksanakan dengan cara tidak biasa dan seluruh mekanismenya dimintakan persetujuan dari semua audiens, ” ujarnya.

Diketahui, Mukota Kadin Kota Tegal Ke VI itu dihadiri oleh Ketua Kadin Kota Tegal yang lama yaitu, Hussein Afif, Wakil Ketua Bidang OKK Kadin Propinsi Jateng, Cahyanto dan sejumlah personil kepengurusan Kadin Propinsi Jateng lainnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Tegal, Dr (Cand) H Muhammad Jumadi ST, M.M. Dalam sambutannya, Jumadi mengakui sebagai tamu tak diundang.

“Saya memang tak diundang, karena saya diajak sahabat saya ke acara ini, ternyata sahabat saya adalah wakil ketua bidang hukum Kadin Propinsi Jateng, Dr Hasan. Abdulrozak, SH CMMN ” ujarnya.

Jumadi berpesan, semoga Kadin Kota Tegal dengan kepengurusan yang baru ini menjadi lebih baik, lebih besar dan lebih maju.

Sementara, Hussein Afif menyampaikan, sangat bangga dengan antusias anak- anak muda yang ingin mengembalikan marwah Kadin.

Dikatakan Hussein, Kadin di era kepemimpinannya tentu akan jauh berbeda dengan Kadin di era sekarang.

” Secara pribadi, saya berharap generasi sekarang akan lebih mampu membesarkan dan memajukan Kadin. Karena di era sekarang segala sesuatu dapat dicapai dengan mudah, mengingat iklimnya sudah digitalisasi, ” ujar Hussein.

Hussein menambahkan, Kadin pernah jaya sebelum terbit kepres 18 Th 1990. Sejak ada kepres itu Kadin mulai merasakan terseok seok.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang OKK Kadin Provinsi Jateng, Cahyanto, menyampaikan, untuk kepengurusan Kadin Kota Tegal yang akan datang hendaknya bisa bersinergi dengan pemerintah.

” Kadin aka berjalan baik jika pengurusnya bisa bersinergi dengan pemerintah daerah. Jika tidak ada sinergi maka sebaliknya Kadin akan jalan ditempat, ” ujarnya.

Cahyanto minta agar segera diusulkan untuk pembuatan KTA bagi kepengurusannya yang sudah terbentuk.

” Ingat, jadi pengurus harus kober tidak sekedar pinter. Sekumpulan orang biasa yg berkolaborasi jauh lebih hebat daripada orang jenius tapi terisolasi, ” kata Cahyanto.( red )

 84 total views,  1 views today

Redaksi